Kredit bermasalah, bagaimana solusinya?

Dalam dunia perbankan, kredit macet diselesaikan dengan 2 cara, yakni:
1. Secara damai
2. Melalui saluran hukum
Penjelasan:
1. Penyelesaian secara damai
Cara ini dilakukan apabila nasabah koperatif, ada niat baik untuk menyelesaikan kredit, usaha masih berjalan, hanya cash flownya masih kurang untuk menutup angsuran atau untuk melunasi kreitnya.
Penyelesaian seara damai terdapat 2 cara, yaitu:
a. Dengan rescheduling
b. Dengan Restrukturing

Dengan rescheduling, adalah dengan cara diberikan tambahan jangka waktu pelunasan. Misalnya 1 tahun ke depan. Pemberian tambahan jangka waktu ini harus dipertimbangkan repayment capacity nasabah ybs, sehingga pada akhir jangka waktu tambahan ini kredit dapat dilunasi. Pada rescheduling ini dapat dibarengi pula dengan pemberian suku bunga yang lebih rendah, sehingga akan meringankan angsuran bagi nasabah ybs. Jangan lupa dalam pemberian tambahan jangka waktu dan penurunan suku bunga ini harus dibuatkan secara notaril, sehingga kepentingan kreditur secara yuridis terlindungi dengan aman.

Dengan restructuring, adalah penyelamatan kredit dengan beberapa cara yakni penjadwalan kembali angsuran baik jumlah maupun jangka waktunya, pengurangan atau pembebasan tunggakan bunga, dan menurunkan suku bunga berjalan. Sudah barang tentu cara inipun harus memperhatikan cash flow dan repayment capacity nasabah ybs, sehingga jadwal angsuran yang disepakati akan dapat dipenuhi nasabah sampai kredit dibayar lunas.

2. Penyelesaian kredit macet melalui saluran hukum
Cara ini merupakan cara terakhir yang terpaksa diambil oleh kreditur. Cara ini diambil apabila debitur tidak koperatif, tidak mempunyai niat untuk membayar meskipun usaha masih jalan dan memungkinkan, usaha sudah macet total dan tidak ada prospek untuk diselamatkan. Umumnya cara ini dilakukan dengan cara melelang agunan sebagai second way outnya, mealui BUPLN.
Ada beberapa hal yang diperhatikan dalam pengajuan lelang;
1. Lakukan peringatan tertulis kepada debitur ybs sampai 3 kali, bahwa apabila dalam waktu sekian bulan tidak meluansi kreditnya, terpakasa agunan akan dilelang. Usahakan surat peringatan ini ada tanda terimanya (ditanda tangani) dari debitur ybs, sehingga debitur tidak dapat mengelak adanya peringatan dari kreditur.
2. Lakukan penaksiran ulang atas agunan, sesuai dengan keadaan terakhir baik status penguasaannya maupun harganya.
3. Carikan calon pembelinya dan dimintakan untuk meyimpannya dalam tabungan bank pengelola kredit macet tsb, sehingga saatnya lelang langsung laku.

Sekarang banyak banget jasa yang menyelenggarakan bantuan hukum kredit bermasalah, di iklan surat kabar sering kita jumpai. salah satunya yang pernah langsung konsultasi ada di daerah jogjakarta tepatnya di jalan lowanu, perempatan taman siswa keselatan dekat halte bus transjogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *