Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Wisata

Fakta Menarik Gunung Lokon Sulawesi Utara

×

Fakta Menarik Gunung Lokon Sulawesi Utara

Share this article
Gunung Lokon
Example 468x60

Gunung Lokon merupakan sebuah gunung berapi di dekat Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Terletak dekat dengan kota Tomohon yang sejuk dan menyenangkan, kawasan pegunungan ini dikelilingi oleh lahan pertanian.

Mengutip dari laman Gunung Bagging, Lokasinya Gunung Lokon cukup dekat dari ibu kota provinsi Manado jaraknya hanya sekitar 20 kilometer di barat daya kota. Gunung ini memiliki ketinggian 1.580 mdpl.

Example 300x600

Sesuai namanya, Gunung Lokon berarti yang tertua dan terbesar. Pengertian lain ialah orang yang sudah tua, atau tertua berbadan besar. Dalam bahasa daerah juga disebut Tua Lokon atau Tou Tua Lokon, artinya orang yang sudah tua.

Masih banyak hal mengenai Gunung Lokon selain lokasi dan keringgiannya. Berikut enam fakta menarik Gunung Lokon yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin, 4 Desember 2023.

1. Sejarah Letusan Sejak 1952
Gunung Lokon sempat mengalami letusan pada 1952, namun tidak diketahui pasti kapan letusan pertamanya. Pada Oktober 1991 gunung ini pernah meletus dahsyat yang menimbulkan kerugian materil sangat besar.

Ribuan jiwa penduduk di Desa Kakaskasen I, Kakaskasen II, Kinilow dan Tinoor, saat itu setempat diungsikan besar-besar ke sejumlah daerah yang dinilai tidak rawan lantaran atap ribuan rumah penduduk hancur dihantam batu dan debu setebal 15 sampai 20 cm.

Gunung ini juga sempat meletus pada 2001, sebagian wilayah Kota Manado ditutupi hujan debu yang mengguyur disebabkan karena tiupan angin. Material debu yang dikeluarkan dari kawah Gunung Lokon ini berbentuk lava pijar dan ketinggiannya diperkirakan mencapai 400 meter. Letusan ini dianggap tidak sebesar letusan pada 1991.

Pada Juli 2011 Gunung Lokon di kawah Tompaluan meletus dengan lontaran material berupa pijar, pasir, dan hujan abu setinggi sekitar 1.500 meter. Letusan ini mengakibatkan lebih dari 10 ribu warga di beberapa desa, di antaranya Kinilow, Tinoor, dan Kakaskasen mengungsi ke Tomohon atau Manado.

Jika terbang dengan pesawat dari maupun menuju bandara Manado dalam cuaca cerah, Anda berkesempatan untuk menikmati pemandangan Lokon, kawah Tompaluan, dan kawah tua Empung yang sangat indah dari atas.

Gunung Lokon saat ini masih tergolong aktif, Gunung Lokon memiliki lubang kawah di sisi nya dan bukan di puncak gunung,ditemukan juga jejak kaki raksasa di sekitar gunung ini. Sementara puncak gunung Lokon berjarak sekitar 5.300 meter di sebelah barat laut dari Kota Tomohon dan sekita 6.700 meter di sebelah barat daya dari kota kecamatan Pineleng.

Hal yang baik tentang pendakian ke Gunung Lokon sebaiknya pilih tempat bermalam di Tomohon. Kota ini berada pada ketinggian sekitar 800 mdpl, sehingga memang memulai di titik yang cukup rendah.

Pendaki akan mulai menelusuri jalur pedesaan yang menyenangkan dengan pemandangan Lokon yang indah, sebelum harus melewati tambang batu kecil dan memulai pendakian hingga ke kawah. Pendakian di pagi hari adalah cara terbaik untuk mendapatkan kesempatan menikmati pemandangan yang indah, jadi kalau memungkinkan berangkat paling lambat pukul 5 pagi.

Ada lagi kawah mini yang tumbuh subur di dekat puncak Lokon, hindari area ini dan putar ke kiri untuk mencapai area puncak. Terdapat juga lubang yang sangat tepat di sebelah pilar puncak itu sendiri.

Ingatlah bahwa banyak pemandu tidak menyarankan untuk melakukan perjalanan ke puncak terutama jika angin meniupkan gas dari kawah ke arah puncak. Akses menuju kawah sendiri juga ditentukan oleh tingkat aktivitas dan mengingat jumlah korban yang perlu ditanggapi dengan sangat serius. Kembalilah melalui jalan yang sama saat Anda datang dan luangkan waktu sekitar 2 jam dari puncak ke kota Tomohon.

Pemandangan indah Tomohon, kawah, Gunung Klabat, dan kepulauan Bunaken termasuk gunung berapi Manado Tua yang curam dan sudah puna dapat dicapai saat mendaki lereng Lokon. Namun panorama yang lebih indah akan diperoleh jika Anda berdiri di atasnya dari tugu puncak itu sendiri.

Dari atas tugu Anda dapat melihat gunung berapi Soputan yang berasap dalam kondisi cuaca cerah dan terkadang pulau-pulau di utara Manado termasuk Tagulandang. Dari bibir kawah menuju pilar puncak Lokon membutuhkan waktu sekitar 60-90 menit lagi, sehingga total Anda bisa sampai di puncak dalam waktu sekitar 3 jam atau lebih dari pusat kota Tomohon.