Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Nasional

Grup Seniman Indonesia Tampil di Festival Projection Mapping di Amerika

×

Grup Seniman Indonesia Tampil di Festival Projection Mapping di Amerika

Share this article
Projection Mapping
Example 468x60

Tahun ini, grup seniman Indonesia, The Fox, Studio multimedia The Folks, mendapatkan kesempatan istimewa untuk berpartisipasi dalam “Let’s Glow SF,” festival Projection Mapping terbesar di Amerika, yang berlangsung di San Francisco pada 1-10 Desember 2023.

Bangunan-bangunan ikonik di pusat Kota San Francisco bersinar dengan tampilan lampu perayaan sebagai bagian dari acara liburan, menampilkan karya seni kinetik pada fasad pusat kota.

Example 300x600

Let’s Glow SF, yang diadakan oleh organisasi lokal San Francisco, Downtown SF Partnership, dan A3Visual, diinisiasi sebagai upaya untuk menghidupkan kembali pusat kota setelah dampak pandemi Covid-19, dimulai pada tahun 2021. Menurut data yang disajikan oleh Downtown SF Partnership, kegiatan festival ini pada tahun 2022 berhasil menghasilkan pendapatan baru sebesar US$3.000.000 dalam waktu 10 hari.

Robbie Silver, Direktur Eksekutif Downtown SF Partnership, menekankan bahwa acara proyeksi ini bukan hanya perayaan liburan semata. Para sponsor Let’s Glow SF berharap dapat mendukung pemulihan bisnis lokal yang mengalami penurunan lalu lintas akibat pandemi dan menjadi lambang optimisme untuk masa depan.

Grup seniman The Fox, The Folks, yang berasal dari Bandung, Indonesia, memiliki kehormatan untuk menampilkan karya mereka, “True to Hue,” pada bangunan Hobart Building dalam festival tersebut. Setiap malam, mulai dari pukul 17.00 hingga 22.00 waktu setempat, bangunan-bangunan tersebut menjadi layar raksasa berkat proyektor dan sistem laser canggih Dengan membawa tema inklusivitas, “True to Hue” menceritakan kisah seorang wanita yang menerima “warna asli” pada dirinya, merayakan kebebasan dan perbedaan yang memperkaya energi masyarakat.

Karya ini berhasil mencuri perhatian media Amerika, termasuk media ternama Forbes, yang menggambarkannya sebagai visi yang memukau, membangkitkan kenangan akan era tie-dye pada tahun 60-an di San Francisco.

“Kami sangat bersyukur dapat membuat karya seni yang kami dapat buat bersama dan dekat dengan hati kami, dan yang paling menyenangkan adalah dapat melihat audiens di San Francisco juga dapat merasakan hal yang sama,” ujar Fadjar, Creative Director The Fox, The Folks. “Bersenang-senang bersama memang tujuan kami dan untuk mendapatkan momen ini adalah sebuah kehormatan, karena membawa nama Indonesia untuk pertama kalinya di festival San Francisco kali ini.” jelas Fadjar.

Dalam komentar Sean Mason, Direktur A3 Visual, dikutip dari Forbes, disampaikan bahwa projection mapping mengundang partisipasi dan membuka potensi untuk lebih banyak keterlibatan serta penyegaran komunitas.