Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Peristiwa

Gunung Marapi Masih Aktif, Warga Dihimbau Waspadai Potensi Aliran Lahar

×

Gunung Marapi Masih Aktif, Warga Dihimbau Waspadai Potensi Aliran Lahar

Share this article
Gunung Marapi
Example 468x60

Gunung Marapi di Sumatra Barat masih menunjukkan tingkat keaktifan setelah erupsi hebat pada 3 Desember lalu. Tercatat sejak 4 sampai 12 Desember siang, Marapi terus meletus sebanyak 41 kali.

Pos Pemantauan Gunung Marapi (PGA) mencatat letusan terbanyak yakni 13 kali letusan disertai 66 kali hembusan. Ahli geologi Sumatra Barat Ade Edward mengatakan Marapi Sumbar sedang menuju Merapi Yogyakarta dalam beberapa tahun ke depan. Artinya, Merapi Yogyakarta dengan Marapi Sumbar sama karakter tetapi beda tingkat kematangannya.

Example 300x600

“Merapi Yogyakarta cepat sekali naik status level II atau Waspada ke level III Siaga. Marapi Sumbar lebih dulu erupsi freatik tanpa dilanjutkan dengan guguran lava ke lereng sisi luar tetapi tetap status level II Waspada,” jelas Ade,

Ia menambahkan yang terkena warna merah, jika volume keseluruhan sekitar 300 ribu meter kubik, alirannya sampai sana. Yang hijau, jika sumber awalnya 600 ribu meter kubik alirannya sampai sana, dan yang biru demikian juga.

“Harus diingatkan, ini hanya pemodelan. Untuk data valid ialah cek lapangan,” sambung petugas Pos PGA Marapi Ahmad Rifandi. Pos PGA Marapi mengimbau masyarakat yang bermukim di aliran sungai yang berhulu dari sekitar Marapi meningkatkan kewaspadaan terhadap air bah dan banjir bandang. “Ini terutama sungai yang berhulu dari Marapi,” pungkas Teguh. Erupsi Marapi 3 Desember lalu memakan korban jiwa sebanyak 23 orang pendaki. Sementara 52 orang selamat