Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Teknologi

Konservasi Indonesia Bersama OceanX Teliti Laut Nusantara

×

Konservasi Indonesia Bersama OceanX Teliti Laut Nusantara

Share this article
Konservasi Indonesia
Example 468x60

Konservasi Indonesia berkolaborasi dengan OceanX, organisasi global untuk eksplorasi laut, termasuk terumbu karang, lewat penelitian bersama untuk mendukung program Blue Halo S yang meluncur akhir tahun lalu.

Blue Halo S merupakan program inisiatif antara Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Konservasi Indonesia, Conservation International dan juga Green Climate Fund.

Example 300x600

Sasarannya adalah Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 572 yang meliputi pesisir barat Sumatera dan sebagian wilayah pesisir Selat Sunda.

Kesepakatan kerja sama ini diresmikan pada side event COP28 dan disaksikan secara resmi oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Firman Hidayat.

“Pengetahuan melalui eksplorasi merupakan komponen penting dari misi kami untuk menjaga ekosistem penting,” kata Meizani Irmadhiany, Senior Vice President dan Eksekutif Chair Konservasi Indonesia lewat keterangan tertulisnya, Jumat (15/12).

“Menyadari status Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati paling tinggi di dunia, kami mengakui keberadaan banyak wilayah laut dalam yang belum dipetakan dan dijelajahi,” lanjutnya.

“Karena itu, kami sangat bangga meluncurkan kemitraan strategis kami dengan OceanX, yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi mutakhir dan keahlian ilmiah untuk memberikan kontribusi substantif terhadap pelestarian alam kita,” lanjut dia.

Meizani menguraikan fokus proyek percontohan Blue Halo S di pesisir barat enam provinsi di Sumatera dan Jawa yakni, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, dan Banten.

Kawasan ini mencakup 125 ribu hektare terumbu karang, yang merupakan empat dari 50 ekosistem terumbu prioritas di dunia, dan menjadi tempat bermukim 15,4 juta warga pesisir.

“Kolaborasi dengan OceanX mempunyai arti penting karena peran WPP 572 dalam menyediakan ketahanan pangan, penghidupan, dan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal dan sekitarnya,” jelas Meizani.

Ia menambahkan pelaksanaan program Blue Halo S mendukung tujuan program strategis jangka panjang pemerintah dalam mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) perikanan, meningkatkan kawasan konservasi perairan (KKL) dan menjamin ketahanan masyarakat.