Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Wisata

Mengenal Pesona Kawah Ijen dan Blue Flame

×

Mengenal Pesona Kawah Ijen dan Blue Flame

Share this article
Kawah Ijen
Example 468x60

Kawah Ijen merupakan daya tarik utama dari Gunung Ijen, sehingga tak mengherankan jika destinasi ini menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Jawa Timur, terutama di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso.

Terlebih pada Kawah Ijen terdapat fenomena api biru (Blue Flame atau blue fire) yang sangat unik dan selalu berhasil membuat para pendaki jatuh cinta dan ingin berlama-lama di puncak gunung dengan ketinggian 2386 mdpl ini. Bagaimana tidak, fenomena api biru ini hanya ada dua di dunia yaitu di Islandia dan di Gunung Ijen, Indonesia.

Example 300x600

Sehingga, meskipun harus berjuang melakukan pendakian hingga ke puncak, semua akan terbayar lunas dengan fenomena alam menakjubkan yang begitu memanjakan mata.

Blue Flame Kawah Ijen, Fenomena Langka yang Penuh Pesona
Gunung Ijen adalah salah satu gunung paling populer di Jawa Timur yang selalu ramai oleh para pendaki. Sejak ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO pada 2016, pesona Kawah Ijen kian mendunia dan semakin banyak wisatawan maupun pendaki yang datang dari mancanegara.

Kawah Ijen sejatinya merupakan sebuah danau kawah atau kaldera dengan kadar asam yang tinggi yang terbentuk akibat letusan Gunung Ijen. Secara geografis, lokasi kawah ini berada di perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi. Fenomena alam yang paling populer di Kawah Ijen adalah Blue Flame.

Blue Flame merupakan sebuah fenomena dimana api biru muncul di tengah-tengah penambangan sulfur. Fenomena ini hanya muncul pada dini hari dan mulai mengecil menjelang subuh atau pada pukul 05.00 pagi.

Seperti yang telah disebutkan, fenomena Blue Flame hanya ada dua di dunia, sehingga tergolong sangat langka. Oleh karena itu, para wisatawan ataupun pendaki tidak akan melewatkan kesempatan untuk bisa menyaksikan sendiri betapa menakjubkannya fenomena api biru tersebut.

Untuk bisa melihat fenomena Blue Flame, para pendaki harus rela mendaki mulai dari tengah malam. Pun demikian, Kawah Ijen seolah tak pernah sepi dari pengunjung karena walaupun cara menjangkaunya cukup memerlukan usaha ekstra namun sebanding dengan pemandangan menakjubkan yang dapat dinikmati.