Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example 970x250
Budaya

Mengenal Suku Sangir Taulud Sulawesi Utara

×

Mengenal Suku Sangir Taulud Sulawesi Utara

Share this article
Suku Sangir
Example 468x60

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keanekaragaman etnis dan suku bangsa. Salah satu contohnya seperti suku Sangir Talaud dari Sulawesi Utara, yang merupakan penyebutan bagi dua suku.

Masyarakat suku Sangir dan Talaud adalah salah satu dari penduduk asli yang menghuni rangkaian kepulauan antara Sulawesi Utara dan Mindanao, Filipina.

Example 300x600

Sebenarnya, hingga saat ini belum ditemukan keterangan atau informasi yang pasti mengenai asal usul kata Sangir dan Talaud. Mengutip dari buku Sastra Lisan Tangir Talaud dari Kemendikbud, umumnya orang-orang memberikan arti secara etimologi.

Menurut etimologi, pendapat terbanyak mengatakan bahwa kata Sangir berasal dari kata Zanger dalam bahasa Belanda. Zanger dalam bahasa Indonesia memiliki arti yaitu “penyanyi”.

Dulu, Belanda memberikan nama ini dengan alasan bahwa orang yang dikenal sebagai suku Sangir sangat menggemari nyanyian atau suka bernyanyi dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara, tidak banyak pendapat mengenai asal usul kata Talaud, melainkan hanya secara etimologis. Menurut mereka, Talaud berasal dari kata Tau dan Rode. Tau dalam bahasa Talaud berarti “orang”, sedangkan Roda berarti “laut”. Jadi, Talaud artinya adalah “orang laut”.

Ada beberapa tradisi lisan yang terkenal dari orang Sangir Talaud. Misalnya Sasalamate atau puisi bebas yang diciptakan untuk mendatangkan keselamatan bagi yang mengucapkannya.

Lalu ada Sasambo, tradisi sastra lisan berupa pengucapan syair atau puisi yang dilagukan dan diiringi pemukulan tegonggong (sejenis tifa besar). Isi sasambo antara lain mengenai percintaan, nasihat, sindiran atau kritik.

Ada juga Mesamper yang dalam bahasa Indonesia berarti menyanyi, sebagai kebiasaan orang Sangir yang paling banyak digemari. Mesamper dilaksanakan dengan cara berbalas-balasan dan dipimpin oleh satu sampai tiga orang, dengan keadaan berdiri sambil berjalan dan menuju hadirin satu persatu.

Untuk tradisi tulisan, suku Sangir Talaud memiliki naskah-naskah tertua berisi cerita Alkitab. Cerita ini ditulis dalam bahasa Sangir dan dengan huruf Latin.

Selanjutnya, ada beberapa tarian dan musik yang dimiliki suku Sangir Talaud. Seperti tari Gunde untuk pemujaan, tari Salo yaitu tari perang yang menggambarkan prajurit-prajurit Sangir di zaman kerajaan, tari Alabadiri untuk menggambarkan kerjasama raja dan rakyat, dan lain sebagainya.

Seni musik asli atau khas suku Sangir Talaud disebut dengan Oli-oli. Musik yang terbuat dari kayu dan kulit pohon ini sudah sangat tua serta tidak lagi digunakan.

Selain Oli-oli, ada alat musik kerang serta musik bambu yang keduanya dimainkan dengan cara ditiup. Jumlah pemain musik kerang adalah di bawah sepuluh orang, sedangkan musik bambu dapat dimainkan 80 hingga 1000 orang pemain.